MASTERPIECE buku Raport terLengkap

MASTERPIECE-buku Raport Paling Lengkap Analisa Bakat karakter Sidik Jari Dermatoglyphics

 

SIDIK JARI bisa dimanfaatkan untuk mengetahui atau memetakan jenis kecerdasan/bakat seseorang, gaya belajar hingga personaliti atau karakter bawaan. Metode ini dinamakan Tes Analisa Bakat Sidik Jari atau diluar negeri dikenal dengan istilah Dermatoglyphics Multiple Intelligence Test“.

Analisa sidik jari adalah metode terkini yang berbasis teknologi untuk menganalisa bakat yang dimiliki seseorang baik anak-anak hingga orang dewasa. Dengan mengetahui bakat seseorang, maka bisa dikembang potensi-potensi untuk meraih kesuksesan hidup secara lebih efektif dan efisien karena bisa diketahui gaya belajar, kepribadian yang melekat dan profesi yang cocok.

Sidik Jari memiliki potensi yang luar biasa untuk mengidentifikasi manusia dan ini sudah disebutkan 15 abad yang lalu dalam Al Quran sebagai mana ayat berikut ini :

“Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang-belulangnya? Ya, bahkan Kami mampu menyusun (kembali) UJUNG JARI-JARINYA dengan sempurna.” (Al Qur’an, Al Qiyamah (75) :3-4).

Does man think that We will not assemble his bones? Yes. [We are] Able [even] to proportion his FINGERTIPS. (Al Qur’an, Al Qiyamah (75) :3-4).

Tidak banyak orang yang mengetahui makna FINGERTIPS / UJUNG JARI atau sidik jari yang ada pada manusia dan juga kegunaannya hingga kemudian pada akhir abad ke-19 misteri sidik jari mulai terkuak. Melalui berbagai penilitian, terkuaklah bahwa sidik jari setiap orang adalah unik bagi tiap manusia. Tiap orang memiliki serangkaian sidik jari yang berbeda dari orang lain sehingga saat ini sidik jari dijadikan pedoman untuk proses identifikasi seseorang di seluruh dunia.
Dan saat ini -dengan riset yang terus menerus dilakukan-
Mengapa harus ikut analisa sidik jari? 
agar visi hidup lebih terarah dan kita bisa lebih menikmati profesi yang kita jalankan kelak. Simak video berikut ini yang menggambarkan banyaknya orang yang galau dalam hidupnya dalam soal memilih jurusan dan profesi.
Banyak orang tua yang memaksakan anaknya menjalani profesi tertentu begitu saja tanpa mengetahui bakat dan keinginan dari anak itu sendiri, sehingga ada orang yang terjun pada profesi yang bertolak belakang dengan latar belakang pendidikannya atau ada yang menjalani profesi tersebut secara terpaksa dan sejenisnya. 


Kegalauan ini bisa terjawab melalui analisa sidik jari karena hasil tes akan menunjukan kecerdasan bawaan, gaya belajar dan personaliti yang kita miliki sehingga kita bisa lebih fokus untuk memaksimalkan potensi yang kita miliki.


Analisa sidik jari memiliki dasar ilmu pengetahuan yang disebut dermatoglyphics. Dermatoglyphics berasal dari bahasa yunani Derma berarti kulit dan Glyph; berarti ukiran. 
Ilmu ini mendasarkan pada teori epidermal atau garis-garisan pada permukaan kulit. Dermatoglyphics mempunyai dasar ilmu pengetahuan yang kuat karena didukung oleh penelitian, ilmu ini meyakini bahwa sidik jari adalah “cetak biru” seseorang. Para ahli tertarik dengan sidik jari karena :

    1. Sidik jari tiap orang berbeda. Tidak ada orang yang memiliki sidik jari yang sama dan sidik jaripun tidak bisa dipalsukan.
    2. Sidik jari bersifat permanen. Pola sidik jari tidak akan berubah dari sejak lahir hingga meninggal dunia.
    3. Sidik jari mudah diklasifikasikan dan di ukur. Mudah dilihat dengan mata telanjang dan bisa di integrasikan dengan teknologi dan disimpan dalam database.

Dalam riset dermatoglyphics, pola sidik jari sudah muncul pada janin saat berusia 13-19 minggu saat didalam kandungan. Saat ini riset sidik jari gencar dilakukan oleh para ilmuwan. Para ilmuwan menghubungkan sidik jari dengan kecerdasan, kesehatan fisik-mental, psikologis dengan jumlah sample saat ini mencapai lebih dari 3 juta orang. Hasil risetnya secara statistik kemudian disimpulkan bahwa sidik jari erat kaitannya dengan otak dan personaliti seseorang sehingga kemudian menciptakan aplikasi yang berbasis teknologi yang disebut fingerprint analysis biomteric system. Kegunaan aplikasi ini adalah untuk mengambil sample sidik jari dan kemudian menyimpan dan menganalisanya secara otomatis melalui software dan analis sidik jari.

 hasil-tes-sidik-jari-terlengkap-dmit-dermatoglyphics-stevielkgmcb-02hasil-tes-sidik-jari-terlengkap-dmit-dermatoglyphics-stevielkgmcb-07 hasil-tes-sidik-jari-terlengkap-dmit-dermatoglyphics-stevielkgmcb-06-1 hasil-tes-sidik-jari-terlengkap-dmit-dermatoglyphics-stevielkgmcb-05 hasil-tes-sidik-jari-terlengkap-dmit-dermatoglyphics-stevielkgmcb-03 hasil-tes-sidik-jari-terlengkap-dmit-dermatoglyphics-stevielkgmcb-06 hasil-tes-sidik-jari-terlengkap-dmit-dermatoglyphics-stevielkgmcb-04
Load More
Something is wrong. Response takes too long or there is JS error. Press Ctrl+Shift+J or Cmd+Shift+J on a Mac.
ENGLISH VERSION
 
 
FINGERPRINT can be used to determine or map the kind of intelligence / aptitude someone, learning styles to personality or innate character. This method is called “Talent Fingerprint Analysis Test” or outside the country is known by the term “Dermatoglyphics Multiple Intelligence Test”. 
 
Fingerprint analysis is a method that is based on the latest technology to analyze an individual’s talents both children and adults. By knowing one’s talents, then it could be was developed potential for life success more effectively and efficiently as it can be known learning style, personality and inherent suitable profession. 
Fingerprint has tremendous potential to identify human and this has been mentioned 15 centuries ago in the Qur’an as to which of the following paragraph: 
“Does man think that We will not collect (back) his bones? Yes, We were even able to put together (again) with the tips of his fingers perfectly.” (Qur’an, Al Qiyamah (75): 3-4). 
 
Does man think that We will not assemble his bones? Yes. [We are] Able [even] to proportion his fingertips. (Qur’an, Al Qiyamah (75): 3-4). 
 
 
Not many people know the meaning Fingertips / Fingertips or fingerprints in humans as well as its usefulness until later in the late 19th century began to unfold the mystery fingerprint. Through various penilitian, terkuaklah that everyone’s fingerprints are unique to each human being. Each person has a different set of fingerprints from the others so that this time be used as guidelines for the fingerprint identification process of a person in the whole world. 
And this time -with ongoing research done- 
 
 
Why should participate fingerprint analysis? 
 
in order to live a more purposeful vision and we can better enjoy the profession that we run in the future. Check out the following video that describes the number of people upset in his life in a matter of choosing majors and professions. 
Many parents who force their children to undergo a certain profession just like that without knowing the talents and desires of the child, so there are people who were involved in a profession that is contrary to the educational background or profession there are involuntary and the like. 
 
Confusion can be answered through fingerprint analysis because the results of the test will show innate intelligence, learning styles and personalities that we have so that we can focus on maximizing our potential. 
 
Fingerprint analysis has basic science called dermatoglyphics. Dermatoglyphics is derived from Greek derma means skin and Glyph; means carving. 
Science is based on the theory of epidermal or line-finish line on the surface of the skin. Dermatoglyphics have a strong science base as supported by research, science is believed that the fingerprint is “blueprint” of a person. Experts interested in the fingerprint as: 
Fingerprint each person is different. No one has the same fingerprint and a finger print can not be faked. 
 
Fingerprints are permanent. Fingerprint patterns will not change from birth to death. 
 
Fingerprints easily classified and measured. Easily seen with the naked eye and can be integrated with technology and stored in the database. 
 
In dermatoglyphics research, the fingerprint pattern has emerged at the age of 13-19 weeks fetus while in the womb. Currently fingerprint intense research conducted by scientists. Scientists connect the fingerprint with intelligence, physical health-mental, psychological, the number of samples currently reaches more than 3 million people. Results of statistical research then concluded that the fingerprint is closely related to a person’s brain and personality so that then creates application-based technology called fingerprint analysis biomteric system. The usefulness of this application is to take sample fingerprints and then save and analyze it automatically through the software and fingerprint analysts.

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!